Gengs, apa yang pertama kali kamu ingat soal PapuaYa, provinsi paling timur di wilayah Indonesia ini identik dengan keragaman budaya lokalnya. Apalagi, di Papua terdapat 466 suku bangsa. Bayangkan, Gengs, itu baru satu provinsi lho. Makanya, kalau kamu pergi ke sana, kamu bakal menemukan banyak sekali tradisi dan hasil budaya yang unik.

Lebih istimewa lagi, Papua nggak hanya kaya budaya. Papua juga dianugerahi dengan alam yang luar biasa. Bahkan, begitu kamu hendak mendarat di Bandar Udara Internasional Sentani, kamu sudah terpukau dengan kemolekan panorama Danau Sentani yang bisa dinikmati dari dalam pesawat. Mantap!

Dengan budaya dan alam yang begitu kaya, Papua jelas menjadi salah satu destinasi wisata wajib para wisatawan, baik lokal maupun domestik. Nah, sekarang kamu harus tahu mana saja 10 tempat wisata di Papua yang menarik untuk disambangi saat berada di sana.

Tempat Wisata di Papua

Dari sekian banyak tempat wisata yang menjadi andalan provinsi ini, ada 10 tempat wisata di Papua yang perlu kamu catat. Gengs, yuk kita simak bersama!

Danau Sentani

Tempat Wisata di Papua

Gengs, mau tahu kapan waktu terbaik ke Papua? Datang deh pas bulan Juni saat Festival Danau Sentani berlangsung. Kamu bisa menikmati berbagai atraksi budaya dengan latar keindahan alam danau yang menakjubkan. Festival Danau Sentani biasanya berpusat di Pantai Kalkote. Kenapa disebut pantai?

Ya, meski mirip “kolam” raksasa, danau ini punya 22 pulau kecil. Beberapa di antaranya sudah dilengkapi dengan fasilitas memadai, seperti di Pulau Asei. Kamu tinggal pilih, mau menikmati Danau Sentani dari tepian atau dari ketinggian dengan naik ke perbukitan hijau di sekitar danau. Sama kerennya!

Bukit Jayapura

Bukit Polimak

Sering disebut juga Bukit Polimak, di sini banyak terdapat menara pemancar. Jalanan menuju kawasan ini berkelok-kelok dengan tanjakan terjal. Kamu bakal melihat tulisan “Jayapura City” terpampang jelas di bukit ini. Sebenarnya, Bukit Jayapura belum berupa tempat wisata dengan pengelolaan khusus. Namun, inilah spot terbaik untuk merekam pemandangan kota Jayapura dari ketinggian. Dijamin kamu bakal berdecak kagum begitu melihat pemandangan ini. Jangan lupa siapkan kamera ya!

Desa Skow

Desa Skow

Ingin menyeberang ke Papua Nugini? Pasti kamu akan melewati Desa Skow. Ini adalah desa yang terletak di perbatasan Indonesia dan Papua Nugini. Belakangan desa ini ramai dikunjungi begitu Pos Batas Lintas Negara (PBLN) Skow selesai dibangun. Bangunan megah, patung garuda yang berdiri gagah, dan tulisan SKOUW INDONESIA berwarna merah putih sering jadi tempat pilihan untuk berfoto.

Nah, warga negara Papua Nugini sering banget pergi ke Pasar Skow untuk membeli barang kebutuhan sehari-hari. Melihat mereka melintas batas dengan mudah adalah hal biasa di sini. Bahkan, mereka membeli barang dengan mata uang Papua Nugini, Kina. Nggak setiap hari lho kamu bisa lihat PBLN dari dekat seperti ini.

Pantai Harlem

Di antara pantai-pantai terkenal di Jayapura, Pantai Harlem ini masih jarang dikunjungi. Untuk mencapai Pantai Harlem, kamu harus menempuh jarak 48 km ke Distrik Depapre. Dari situ, kamu masih harus naik perahu lagi untuk sampai ke pantai yang sedikit tersembunyi ini. Namun, semua upaya itu terbayar begitu kamu menginjakkan kaki di sini. Pantai Harlem tampak alami, asri, dan menenangkan. Selain duduk santai, kamu juga bisa snorkeling di sini karena letak pantai yang berada di teluk cukup aman untuk dijelajahi.  

Pantai Base-G

Pantai Base-G

Cuma bisa mampir sebentar di Jayapura, tapi ingin ke pantai? Main ke Pantai Base-G aja, Gengs! Karena letaknya di Distrik Jayapura Utara, kamu nggak perlu waktu lama untuk tiba di sini dari pusat kota. Meski dekat kota, pemandangan pantai ini menawan lho. Pasir putih dan laut biru menyatu di tepi pantai yang landai. Nggak heran kalau pantai ini cukup ramai saat weekend tiba.

Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Taman Nasional Teluk Cendrawasih

Kawasan Taman Nasional Teluk Cendrawasih meliputi dua provinsi, Papua dan Papua Barat. Dikenal sebagai taman nasional laut paling luas di Indonesia, kamu yang hobi menyelam wajib banget mampir ke sini, Gengs! Karena tempat wisata di Papua ini merupakan habitat hiu paus berbintik. Siapa tahu kamu beruntung bisa bertatapan langsung dengan hewan air terbesar itu?

Nggak hanya itu, dengan ekosistem terumbu karang dan hutan tropis, kamu bisa menjelajahi berbagai keunikan taman nasional ini. Mulai dari gua alam, pengamatan satwa, dan tentu saja menyelam. Bulan Mei dan Oktober jadi waktu paling pas untuk bertualang di sini, Gengs!

Tugu MacArthur

Tugu McArthur

Ternyata Jayapura pernah jadi saksi sejarah Perang Dunia II lho. Tugu MacArthur didirikan untuk memperingati peristiwa penyerangan tentara Sekutu terhadap tentara Jepang pada tahun 1944. Selain nilai sejarah, dari tugu ini kamu bisa menyaksikan pemandangan Danau Sentani, kesibukan di Bandara Sentani, pulau-pulau kecil dan juga perbukitan di sekitarnya. Oya, datanglah menjelang sore, kamu bisa menikmati indahnya matahari terbenam dari sini. Keren!

Danau Love

Danau Love

Meski punya nama asli Danau Imfote, tapi orang mengenal danau ini sebagai Danau Love. Bener banget, Gengs, danau ini berbentuk hati jika dilihat dari bukit di sekelilingnya. Warna biru danau terlihat kontras dengan hijaunya perbukitan. Cantik banget! Nggak heran, Danau Love sering jadi spot favorit untuk selfie atau foto prewedding. Tentu saja tempat ini selalu ramai saat akhir pekan tiba.    

Pantai Bosnik

Pantai Bosnik

Terletak nggak jauh dari pusat kota Biak, pantai ini sebenarnya bernama Pantai Segara Indah. Berada di sisi timur Pulau Biak, Pantai Bosnik jadi pilihan utama masyarakat setempat untuk refreshing. Warna laut bergradasi biru tampak kontras dengan pasir putih di tepinya. Kamu bisa duduk-duduk santai di gazebo yang tersedia di sini sambil menyeruput es kelapa muda. Intip juga keindahan terumbu karang di sekitar pantai ini dengan cara snorkeling. Dijamin bakal bikin kamu terpesona!

Mummies of Akima

Gengs, satu lagi nih tempat wisata di Papua yang wajib kamu sambangi. Berkunjung ke Lembah Baliem, Wamena, kamu akan menemukan mumi yang berusia 250 tahun! Jika mumi di Mesir posisinya tidur dan ditempatkan dalam peti, maka mumi dari leluhur Suku Dani ini dalam posisi duduk. Biasanya, jenazah yang diawetkan adalah kepala suku yang menjadi pemimpin mereka. Cara pengawetannya pun unik, yakni dengan metode pengasapan. Mumi tampak menggelap, menyusut, dan kecil. Namun, jasadnya masih utuh.  

 

Demikian 10 tempat wisata di Papua yang menarik untuk disambangi. Kalau kamu punya kesempatan terbang ke Papua, jangan mikir lagi, langsung aja pergi ke sana. Kuylah, Gengs!

 

Submit a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *