Cap Go Meh dilambangkan sebagai hari ke-15 atau hari terakhir pada perayaaan Tahun Baru Imlek bagi masyarakat Tionghoa di seluruh dunia. Nah Gengs, di Indonesia sendiri juga banyak daerah yang merayakan Cap Go Meh ini. Namun, ada satu kota yang paling unik dan wajib untuk dikunjungi, yaitu Cap Go Meh Singkawang.

Cap Go Meh yang paling terkenal memang di kota Singkawang karena begitu semarak perayaannya di kota ini. Bahkan dari Kemenpar memasukkan agenda Cap Go Meh Singkawang ini ke dalam Top 100 Calendar of Events Wonderful (CoE). Berbagai pentas seni hingga atraksi tatung dihadirkan dalam perayaan tersebut.

Kira-kira apa saja keunikan yang ada di festival Cap Go Meh ini, ya Gengs? Yuk simak poin-poinnya di bawah ini!

1. Tatung Pemecah Rekor Muri di Cap Go Meh Singkawang

tatung

Keunikan yang pertama karena ada tatung, nih, Gengs. Banyak wisatawan yang datang ke Cap Go Meh ini memang untuk melihat pertunjukan tatung ini. Tatung adalah sosok manusia yang sedang dirasuki roh dewa menurut kepercayaan masyarakat.  

Festival Cap Go Meh ini tercatat memecahkan rekor MURI dengan jumlah tatung terbanyak yaitu 1.129 orang. Tak hanya dari masyarakat Tionghoa Singkawang saja, namun juga dari masyarakat suku Dayak berkolaborasi memeriahkan tatung ini. Mereka akan berparade sambil melakukan berbagai atraksi yang menarik pengunjung.

2. Replika Naga yang Unik

naga

Dalam perayaan Cap Go Meh memang tak asing lagi dengan replika naga yang dihadirkan. Replika ini memiliki ukuran yang sangat panjang dan besar. Di Cap Go Meh Singkawang menghadirkan 9 replika naga. Replika tersebut memecahkan rekor MURI sebagai replika naga terbanyak. Jadi jangan heran saat parade nanti kamu bakal lihat replika naga nan panjang ini, ya Gengs!

3. Gerbang Cap Go Meh Terbesar

gerbang

Pada bagian gerbang masuk perayaan Cap Go Meh Singkawang dibuat sangat besar untuk mendukung kemeriahannya. Pada tahun 2018 lalu, gerbang tersebut dibuat dengan ukuran tinggi 6 meter dan lebar 16,20 meter yang dilengkapi dengan gambar 12 shio (zodiak China).

4. Festival Lampion yang Indah di Malam Hari

lampion

Sudah sewajarnya jika Tahun Baru Imlek pasti dihiasi dengan bermacam-macam lampion. Berbagai sudut kota Singkawang akan dipenuhi dengan banyaknya lampion yang terpasang ini. Total lampion yang dipasang saat Cap Go Meh tahun 2018 lalu sekitar 20.067 lampion. Jadi jangan heran jika kota Singkawang bisa memecahkan rekor MURI dengan jumlah lampion terbanyak, ya Gengs! Mau berfoto di mana pun juga terlihat sangat bagus dengan ornamen tersebut.

5. Kolaborasi Budaya Indonesia

parade cap go meh singkawang

Banyak yang menyangka jika Cap Go Meh identik dengan tradisi budaya Tionghoa dan para pelakunya juga dari masyarakat etnis Tionghoa saja. Namun ternyata Cap Go Meh di sini punya tradisi mereka sendiri. Tidak hanya dari masyarakat etnis Tionghoa saja karena seluruh masyarakat yang ada di sana turut beraksi memeriahkan acaranya.

Berbagai suku dan etnis dari Melayu, Jawa, Dayak dan lainnya turut ikut serta dalam parade Cap Go Meh Singkawang. Jadi perayaan Cap Go Meh tidak hanya sebagai perayaan pada Tahun Baru Imlek saja, namun juga sebagai wadah untuk persatuan berbagai golongan dan suku.

 

Liburan tahun ini nggak bakal sempurna jika melewatkan perayaan Cap Go Meh Singkawang, nih Gengs! Selain dari acaranya yang sangat besar dan meriah ternyata di dalamnya mengandung makna yang sangat hebat. Persatuan dari berbagai perbedaan suku dan adat akan ditampilkan dalam satu sajian yang mengagumkan. Biasanya perayaan Cap Go Meh ini berlangsung pada awal Februari setiap tahunnya, jadi siapkan waktu libur pada tanggal tersebut, ya Gengs!